Sejarah Penyebaran Kopi Di Indonesia


Kopi merupakan salah satu minuman yang menjadi pilihan utama untuk orang orang Indonesia, mungkin banyak di antara kita hanya bisa meminum kopi itu sendiri. Pernahkah anda bertanya tanya sebenarnya dari mana sih sebenarnya kopi itu kok bisa ada di Indonesia? Pada artikel kali ini kita akan mempelajari mengenai Sejarah penyebaran kopi di Indonesia sendiri. Yuk langsung aja kita baca dan ketahui mengenai sejarah penyebarannya!

Kopi pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1696 dimana membawa kopi dari India ke Indonesia dan pertama kali masuk di pulau Jawa. Pemerintah sendiri pada tahun 1707 yang dimana masih dipimpin oleh VOC sendiri menyebarkan distribusi dari Jawa  ke seluuh Indonesia. Sejak hari itu, selama 9 tahun, produksi dari kopi sendiri semakin meningkat dan meningkat sehingga dapat mendominasi dunia bahkan. Dari sini lah akhirnya Indonesia mengekspor kopi ke seluruh Dunia.

Jenis jenis kopi Arabika adalah jenis kopi pertama yang tersebar di nusantara pada tahun 1696 ini sendiri yang membawa kopi dari Malabar untuk di taman di daerah Jakarta. Ternyata kopi yang di paksakan bisa bertumbuh di Indonesia sendiri ini membuat keuntungan yang sangat besar. Akhirnya pembawa biji kopi tersebut, pemerintah Belkamu ini memperluas penanaman ini tidak hanya di Jakarta, tapi di beberapa wilayah seperti Gyo, Kintamani, Toraja yang sekarang anda bisa melihat menjadi pusat produksi kopi di Indonesia.

Kopi jenis Robusta sendiri tercipta dari proses yang di pilih untuk mengelola biji ini. Sebenarnya, kopi ini masuk ke Indonesia karena ada penyakit karat daun, karena wabah penyakit daun tersebut yang menyerang perkebunan yang ada di Indonesia. Serangan ini lah yang membuat perkembangan kopi sendiri menjadi rugi, akhirnya Belkamu mendatangkan kopi baru yang bernama Libereca yang tahan akan penyakit ini sendiri.

Nah, bagi kamu yang membutuhkan mesin kopi berkualitas baik nih, kamu hubungi aja Santino, karena di Santino kamu akan mendapatkan berbagai mesin kopi yang kualitasnya sangat baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *